Thursday, December 30, 2010

Osteopathy Treatment Pertama Naomi

Hari ini, 30 Desember 2010, Naomi mendapat Osteopath treatment untuk pertama kalinya...Osteopathnya bernama Keturah Hughes....a beautiful and kind woman.....Naomi tampak nyaman saat di treatment. Hari ini Keturah mencoba untuk memperbaiki susunan tulang tengkoraknya dan drainase saluran hidung-mulut-tenggorokannya.

I'm not sure apa fungsi perbaikan tulang tengkoraknya (craniumnya) tapi perbaikan drainase itu sangat dibutuhkan untuk Naomi karena anak T21 umumnya tidak memiliki saluran yg baik yg menghubungkan mata, hidung hingga tenggorokannya. Saluran yg tidak sempurna itu menyebakan terjadinya sumbatan di area mata-hidungnya....thats why mata Naomi sering terlihat sembab ky abis nangis, trus sering kali runny nose.....itu karena cairan yg diproduksi mata/hidung tdk dapat mengalir lancar hingga tenggorokan.....dengan treatment hari ini (harus diterusin di rumah juga) diharapkan dapat memperbaiki drainasenya.

I know, parents pasti ingin tau apa yg dimaksud dengan osteopathy....nanti gw post lagi untuk lengkapnya yaaa......plus link yang bisa diakses......:)

Wednesday, December 15, 2010

Why not Cow’s Milk/Dairy products?

“Nak, ayo diminum susunya, kalo g minum susu nanti kmu bisa pendek loh”….sounds familiar?....ya dari kita kecil hingga sekarang selalu didengungkan pentingnya meminum susu sapi demi kesehatan dan pertumbuhan. Tapi apakah demikian adanya?.......


Gw adalah penggemar susu dan turunannya seperti krim, keju, yogurt….hmmm yummy…..g pernah bisa menolak pasta cream fungi krn doyan sm krim dan kejunya…hahahahahaha….tapi sekarang gw memilih untuk membatasi asupan susu dan produk turunannya (dairy product) demi kesehatan.

How come?....saat gw ikut kursus what to do to your brain injured child dijelaskan oleh iahp bahwa susu sapi itu tidak baik bagi manusia, baik bayi maupun orang dewasa. Susu sapi mengandung hormon yang spesial didesain untuk bayi sapi bukan bayi manusia. Hormon sapi tersebut tidak baik bagi bayi manusia, oleh karena itu, bahkan susu sapi organik pun tidak baik bagi anak/bayi parents. Susu sapi yang tidak organik malah nambah parah karena mengandung antibiotik dan hormon pertumbuhan yg sengaja diberikan ke sapi untuk meningkatkan produksi susu. Disamping itu, susu sapi mengandung kasein. Kasein mempengaruhi kerja opiate receptors di temporal lobe otak. Hal tersebut mempengaruhi integrasi fungsi bicara dan pendengaran.

Awalnya parents pasti ragu-ragu dalam menghilangkan dairy products dalam diet anak. Namun seiring waktu berjalan, dengan disingkirkannya dairy products parents dapat menemukan improvement seperti: runny nose berhenti, infeksi telinga berhenti, lingkar gelap bawah mata memudar, berkurangnya kunjungan ke dokter, perbaikan nafsu makan, perbaikan kualitas tidur anak, perbaikan tingkah laku anak, bahkan bagi bbrp anak dapat meningkatkan pemahaman (kognisi) dan kemampuan berbahasa.

Untuk lengkapnya ada berbagai tulisan yang wajib parents simak. Artikel tersebut bisa dicek di:

http://www.naturalchild.org/guest/linda_folden_palmer.html

http://www.iahp.org/Why-Dairy-Products-are.456+M54a708de802.98.html?&L=0

http://health.insights2.org/Milk.html

Bisa juga dibaca di buku Prof Hiromi Shinya, The Miracle of Enzyme

Well, parents…..mmg topik ini sangat bertolak belakang dengan apa yg selama ini kita yakini. But I think ide ini make sense dan gw berusaha menerapkannya untuk Naomi….Kalo Arya sudah kadung terbiasa sama susu sapi jd skrg gw mencoba mengurangi saja. Saran saya adalah agar parents memikirkan ide ini over and over. Search a bit on this topic…..then decide what's best for your child.

Tuesday, December 14, 2010

Berjuang memberi ASI X untuk Naomi

Click here for english version

Air Susu Ibu (ASI), salah satu karunia Tuhan yang sangat berharga. Sangat banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan memberikan ASI secara ekslusif selama 6 bulan kepada bayi. Mulai dari memperkuat sistem kekebalan bayi, meminimalkan resiko alergi dan asma, meningkatkan IQ bayi, mempererat hubungan Ibu dan bayi dan berbagai manfaat lainnya. Sayang sekali jika karunia sehebat itu tidak diberikan secara maksimal untuk bayi karena dengan memberi ASI X, berarti bayi mendapatkan start yang baik bagi tumbuh kembangnya.


Sebelum punya anak gw mana tau yg begituan :D…..sukurnya, pas gw hamil anak pertama (Arya) sering mendapat wewejangan dari Ibu-ibu “pejuang ASI X” di lantai gw, Mba Frida, Mba Andyan, dan Mba Neni. Mba Frida selalu mewanti-wanti agar gw ngasi ASI X ke bayi gw nanti….pesennya: “anakmu bukan anak sapi loh….jangan dikasi sufor”….Mba Andyan dan Mba Neni juga rajin memberi info tentang manfaat ASI yang luar biasa. Tiap hari gw menyaksikan sendiri Mba Frida memerah dengan teratur ASInya untuk diberikan ke Jerome (saat itu baru 1 tahun lebih). Alhasil gw jd sangat bersemangat dan bertekad harus sukses ngasi ASI X ke Arya.

Saat hamil Naomi, gw juga bertekad untuk memberi ASI X dan merevisi project ASI X gw ke arya. Pada masanya Arya bayi, gw hanya bisa ngasi ASI hingga 6 bulan, setelah itu gw campur dgn sufor. Untuk Naomi gw berharap bisa lulus S1 ASI (ASI X 6 bulan), S2 ASI (MPASI dan ASI saja) sehingga gw lebih prepare dengan menyiapkan strategi yang lebih baik dalam menyetok ASI. Waktu masanya Arya gw kurang rajin menyetok ASI saat cuti melahirkan sehingga saat arya menginjak 4 bulan stok ASI gw sudah kembang kempis. Untuk Naomi gw berniat membangun stok ASI dengan lebih baik sehingga Naomi cukup ASI hingga 1 tahun.

Saat Naomi lahir dan didiagnosa T21, gw masih biasa aja karena belom lihat hasil tes kromosomnya (sdh gw ceritakan kalau muka Naomi g terlalu nunjukin ciri fisik T21 waktu lahir). Yang membuat cemas adalah Naomi tidak kunjung pandai menghisap puting untuk menyusu dan cepat lelah hingga tertidur saat menyusui. Akhirnya jadilah gw memberi Naomi ASI dengan sendok diluar jam menyusuinya. Wuiih, bener-bener ya susaaaaahhhh banget….memberi ASI 20-30cc itu makan waktu hingga stgh jam karena selain susah menghisap, Naomi juga susah menelan….pemberian ASI dengan sendok juga kurang efektif karena terkadang ASInya tumpah dr mulut Naomi krn tidak tertelan. Kemudian gw bertemu dengan Mba Pia, mamanya beautiful Alysha (ADS 8 thn saat itu). Melihat Alysha yang tumbuh dengan baik membuat gw lebih semangat dan optimis Naomi bisa seperti dia. Anyway….Mba Pia ngasi gw tips….ngasi ASInya pakai pipet/dropper obat bayi agar lebih efektif, tidak banyak tumpah. Sejak saat itu acara minum ASI Naomi jadi lebih lancar meskipun Naomi masih butuh waktu lama untuk menelan.
Stok ASIku...xixixixi.....for Naomiku chayank
Bgmn dengan stok ASI gw?.....well….gw terbilang sukses menyetok ASI hingga 25 botol UC1000 @ 125ml…Stok gw tetap bertambah hingga 34 botol pada saat gw mulai bekerja…..wow…Not bad for a stressfull mom kan… U know rahasianya apa?.....1 sentences ngutip dari GD…”U have to now the why”…….yap, harus tahu mengapa ngasi ASI X itu penting dan urgent dilakukan. Setelah itu dipahami betul maka g akan ada apapun yg bisa merintangi pemberian ASI X buat bayi kita, kecuali Tuhan menghendaki. Gw saat itu tertekan bgt tapi karena tau pentingnya ASI dan krn keadaan Naomi justru membuat pemberian ASI menjadi lebih urgent lagi, gw menjadi focus untuk membangun stok yang banyak demi dia.

Now we get to my closing paragraph…..Naomi menggunakan pipet hingga usia 2 bulanan….setelah itu dia cukup kuat untuk menyusu dari dot dan menyusu langsung…….hingga sekarang (Naomi 10 bulan) dia masih diberi ASI dan makanan padat tanpa sufor….yayyyyyy…..mudah-mudahan bisa lancar hingga Naomi 2 tahunan, krn gw commit menghindari susu sapi unttuk Naomi…..why?.....later gw tulis di blog yaaaaa…….